Rabu, 23 Oktober 2019

MENGANALISIS KEBUTUHAN BEBAN/BANDWIDTH JARINGAN (KD 6)



  Nama : asri ardina pramudita (04)
                ranang gitali purnomo (24)

KOMPETENSI DASAR 6
MENGANALISIS KEBUTUHAN BEBAN BANDWIDTH JARINGAN 

Pengertian Bandwidth



Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit per detik atau yang biasanya disebut dengan bit per second (bps) , antara server dan client dalam waktu tertentu. Bandwith dapat didefinisikan sebagai kapasitas luas atau lebar cakupan frekuensi yang dipakai oleh sinyal dalam media transmisi. Jadi dapat disimpulkan bandwith yaitu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik. Fungsi bandwidth yaitu untuk mengitung transaksi data.

Troughput adalah bandwith yang relatis yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk mentransfer file dengan ukuran tertentu. . Beberapa faktor yang menentukan bandwidth dan throughput adalah:
Piranti jaringan
Tipe data yang ditransfer.
Topologi jaringan.
Banyaknya pengguna jaringan.
Spesifikasi komputer client/user.
Spesifikasi komputer server.
Bandwidth terbagi menjadi 2, yaitu :
      a)   Bandwidth Digital adalah jumlah atau volume sutu data (dalam satuan per detik (bps)) yang dapat dikirimkan melaui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi.
      b)  Bandwidth Analog adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hz (Hertz) yang dapat menentukan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.


2.    Kebutuhan Bandwidth dalam Jaringan
Agar penggunaan bandwidth dalam jaringan lebih efektif, klien harus mengetahui kebutuhan layanan untuk dirinya, sehingga dapat menghitung atau mempekirakan total bandwidth yang dibutuhkan. Semakin besar bandwidth yang digunakan semakin besar juga pembayaran bulanan pada ISP.



3.    Analisis Kebutuhan Bandwidth
Contoh menganalisis kebutuhan bandwidth di sekolahan :
Penggunaan internet di sekolahan banyak digunakan untuk layanan web atau browsing. Layanan web membutuhkan bandwith minimal 128 kbps. Kalau di sekolah tersebut terdapat 2 Lab komputer masing-masing ruangan terdapat 40 komputer (40 x 2 = 80 komputer). Jadi, kebutuhan bandwith adalah 128 kbps x 80 = 10240 kbps atau 10 mbps.

Pengertian VoIP (Voice over Internet Protocol) 

         VoIP (Voice over Internet Protocol) disebut juga sebagai IP Telephony/ Internet Telephony/ Digital Phone adalah teknologi yang memungkinkan bercakap suara dari jarak jauh melalui media internet.








Kebutuhan perangkat VOIP 

Untuk dapat melakukan komunikasi menggunakan VoIP (Voice over Internet Protocol) dibutuhkan beberapa komponen pendukung. Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP, yaitu : 
1. Protocol.  

Secara umum, terdapat dua teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323 dan SIP.H323 merupakan teknologi yang dikembangkan oleh ITU (International Telecommunication Union). SIP (Session Initiation Protocol) merupakan teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering Task Force).

2. VoIP Server 


VoIP Server adalah bagian utama dalam jaringan VoIP. Perangkat ini memang tidak wajib ada di jaringan VoIP, tetapi sangat dibutuhkan untuk dapat menghubungkan banyak titik komunikasi server.
Perangkat ini dapat digunakan untuk mendefinisikan jalur dan aturan antar terminal. Selain itu VoIP server juga bisa menyediakan layanan-layanan yang biasa ada di perangkat PBX 
(Private Branch Exchange), voice mailInteractive Voice Response (IVR), dan lain-lain.

Beberapa jenis SoftSwitch juga menyediakan fasilitas tambahan untuk dapat berkomunikasi dengan SoftSwitch lain di internet. Ada beberapa SoftSwitch yang dapat anda pilih untuk membangun jaringan VoIP sendiri, semuanya memiliki lisensi gratis. Contoh dari VoIP server ini adalah Asterisk.
3. VoIP Switch 



Konsep dasar penggunaan Circuit Switching yaitu sebuah jalur komunikasi akan dibuka dan dipesan selama terjadi komunikasi. Jalur komunikasi yang ada akhirnya menjadi eklusif dimiliki oleh dua titik yang menggunakannya. Contoh, Si A tinggal di Jakarta dan hendak menelepon kerabat yang berada di Surabaya. Selama proses komunikasi antara si A dan kerabatnya terjadi, jalur telepon dari jakarta ke surabaya adalah eklusif milik si A dan lawan bicaranya. Alhasil biaya pun memebengkak karena anda harus membayar jalur telepon tadi.

 Konsep berbeda ditawarkan VoIP. Seluruh data yang lalu-lalang di Internet menggunakan konsep Packet Switching. artinya jalur yang anda gunakan untuk berselancar di internet bukan eklusif milik sendiri. Packet Switching memungkinkan jalur data digunakan oleh banyak pengguna. Agar tidak salah alamat, paket data diberi identitas khusus sehingga perangkat pendukung seperti router dapat meneruskannya (switched) ke tujuan akhir. Packet Switch menjadi alasan utama mengapa komunikasi suara menggunakan Internet Protocol (IP) memiliki perbedaan biaya yang jauh lebih rendah.
4. Codec (coder-decoder) 


Agar apat melewati jalur Packet Switch dengan baik, VoIP memebutuhkan proses coder dan decoder. Proses ini mengkonversi sinyal audio menjadi data digital yang dipadatkan (kompresi) untuk kemudian dikirim lewat jalur internet. Di titik lain, data dikembangkan lagi (dekompresi), dan diubah menjadi sinyal analog.

Konversi codec bekerja dengan cara memotong bagian sinyal (sampling) audio dalam jumlah tertentu perdetiknya. Sebagai contoh, codec G.711 melakukan sampling audio sebanyak 64.000 kali per detiknya. Jika data hasil kompresi berhasil diterima di titik lain, proses selanjutnya adalah melakukan perakitan ulang. Data yang dirakit tidak selengkap data saat pertama kali dikirim, ada beberapa bagian yang hilang. Akan tetapi bagian yang hilang sangat kecil sehingga tidak terdeteksi oleh telinga manusia.

Codec juga bekerja menggunakan alogaritma tertentu untuk membantunya memecah, mengurutkan, mngkompresi, dan merakit ulang audio data yang ditransmisikan. Salah satu alogaritma yang populer digunakan dalam teknologi VoIP adalah CS-ACELP (Conjugate-Structure Algebraic-Code-Excited Linear Prediction).

Pemilihan codec sangat berpengaruh pada penggunaan bandwidth jaringan nantinya. Makin baik codec melakukan sampling, makin efisien juga jalur yang digunakan. Kualitas akhir suara juga harus diperhatikan agar tidak sekadar cepat, codec juga harus menghasilkan sinyal audio yang baik. Beberapa codec lainnya : G.723.1, G.729, G.726, G.728, GSM, iLBC
5. SoftPhone (Software) 

Selain berupa telepon utuh (hardware), perangkat telepon juga bisa berbentuk software. Di dunia VoIP, perangkat ini disebut SoftPhone. Softphone memiliki jenis yang beragam baik dari kemampuan dan lisensi. Saat ini banyak Softphone yang disebarkan dengan lisensi gratis. Bahkan ada yang menyediakan lisensi software gratis sekalligus layanan jaringan VoIP -nya.

SkyPe salah satu penyedia Softphone Cuma-Cuma, sekaligus layanan PC-to-PC call yang prima. SoftPhone Skype ini hanya bisa bekerja di jaringan milik Skype. Jika ingin membuat jaringan sendiri harus menggunakan Softphone jenis lain. Softphone lain diantaranya adalah X-Lite, IAX-Lite, MyPhone. X-Lite merupakan softphone untuk VoIP yang berjalan melalui protokol SIP. Selain suara, X-Lite juga bisa digunakana untuk saling berkirim text dan video. IAX-Lite merupakan softphone yang berjalan melalui protokol IAX. IAX merupakan protokol signaling yang dikembangkan oleh pembuat Asterisk (IP PBX). Untuk protokol H323 dapat menggunakan MyPhone.
6. VoIP Gateway 



Gateway digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda yaitu antara jaringan H.323 dan jaringan non H.323, sebagai contoh gateway dapat menghubungkan dan menyediakan komunikasi antara terminal H.233 dengan jaringan telepon , misalnya: PSTN.

Dalam menghubungkan dua bentuk jaringan yang berbeda dilakukan dengan menterjemankan protokol-protokol untuk call setup dan re
SkyPe salah satu penyedia Softphone Cuma-Cuma, sekaligus layanan PC-to-PC call yang prima. SoftPhone Skype ini hanya bisa bekerja di jaringan milik Skype. Jika ingin membuat jaringan sendiri harus menggunakan Softphone jenis lain. Softphone lain diantaranya adalah X-Lite, IAX-Lite, MyPhone. X-Lite merupakan softphone untuk VoIP yang berjalan melalui protokol SIP. Selain suara, X-Lite juga bisa digunakana untuk saling berkirim text dan video. IAX-Lite merupakan softphone yang berjalan melalui protokol IAX. IAX merupakan protokol signaling yang dikembangkan oleh pembuat Asterisk (IP PBX). Untuk protokol H323 dapat menggunakan MyPhone.6. VoIP Gateway




Gateway digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda yaitu antara jaringan H.323 dan jaringan non H.323, sebagai contoh gateway dapat menghubungkan dan menyediakan komunikasi antara terminal H.233 dengan jaringan telepon , misalnya: PSTN.

Dalam menghubungkan dua bentuk jaringan yang berbeda dilakukan dengan menterjemankan protokol-protokol untuk call setup dan release serta mengirimkan informasi antara jaringan yang terhubung dengan gateway. Namun demikian gateway tidak dibutuhkan untuk komunikasi antara dua terminal H.323.


Kebutuhan perangkat VOIP ini merupakan sub pembahasan dari 
Materi Teknologi Layanan Jaringan

   B.     Kebutuhan Perangkat VoIP
a)      X-Lite
X-Lite berfungsi sebagai softphone untuk memanggil atau menerima telepon.
b)     Ip Phone
IP Phone berfungsi sebagai hardphone untuk memanggil dan menerima telepon.
c)      Briker
Briker berfungsi sebagai operating sistem VoIP.
d)     Server
Server berfungsi sebagai pusat pengolahan data pada jaringan VoIP.
e)      Modem
Modem berfungsi sebagai koneksi apabila server VoIP ada di jaringan.

Jenis Protocol Pada VoIP

  • H.323
  • Media Gateway Control Protocol (MGCP)
  • Session Initation Protocol (SIP)
  • Real Time Transport Protocol (RTP)
  • Session Description Protocol (SDP)
  • Inter Asterisk Exchange (IAX)

Keuntungan VoIP

- Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh.
- Penggunaan bandwith yang lebih kecil daripada telepon biada.
- Memungkinkan digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada.
- Berbagai bentuk jaringan VOIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar.
- Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara.

Kekurangan VoIP

- Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN.
- Ada jeda dalam berkomunikasi.
- Regulasi terbatas.
- Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat / stuck.
- Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VOIP melewati Internet.
- Peralatan relatif mahal.

Layanan VoIP

Layanan VoIP secara garis besar di bagi menjadi 4, sebagai berikut :
  • Computer to Computer, Layanan ini merupakan layanan voice call yang menggunakan komputer sebagai alat komunikasi. Contoh : Yahoo Messenger
  • Computer to Phone, Menggunakan computer ke telephone begitu juga sebaliknya.
  • Phone to Phone, Harus terkoneksi ke internet dan realtime.

Kebutuhan Minimal Jaringan VoIP

Dari segi hardware :
- Router.
- HUB / Swicth.
- Modem ADSL.
- VOIP Phone Adapter.
- IP Phone (telepone yang pake IP, seperti Wif dan LAN).
- Komputer (harus ada soundcard dan speaker/handset).

Dari segi software :
- Softphone (berbasis SIP).
  Cubix
  Idefisk
  SJPhone
  X-lite

Contoh Aplikasi yang berbasis VoIP yang dapat digunakan di smartphone :
> Nimbuz
> Skype
> CSipSimple
> Voiper
> SIPdroid .dll






Cara kerja voip

Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.

konsep kerja server softswitch
Softswitch merupakan kumpulan dari beberapa perangkat protokol dan aplikasi yang memungkinkan perangkat-perangkat lain dapat mengakses layanan telekomunikasi atau internet berbasis jaringan IO, dimana seluruh prosesnya dilakukan dengan menjalankan software pada suatu sitem komputer.
Cara kerja softswitch
Softswitch , Ketika pelanggan gateway dan telepon Ip mengirimkan sinyal satu sama lain dalam jaringan paket dengan menggunakan protokol Ip teleponi seperti H.323 atau SIP. Setelah sinyal diterima  softswitch akan mengidentifikasikan panggilan yang masuk apakah berasl dari jaringan PSTN atau Jaringan IP . Jika dipanggil menggunakan jaringan IP, softswitch akan menginstrusikan originating customer gateway dan  terminating customer gateway untuk merutekan packetized vice stream secara langsung. Softswitch mengontrol pembentukan (setup) dan pemutusan (release)panggilan dari dan ke pelanggan dan sekaligus mengatur hubunganpelanggan tersebut dengan internet secara simultan.

Cara kerja pbx server softswitch



 Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP dan secara opsional VOIP gateway untuk terhubung ke jalur server, klien SIP, baik berupa software. Fungsi IP PBX mirip dengan cara kerja proxy server, Sebuah software contohnya softphone mendaftar ke IP PBX dan ketika mengalami panggilan secara otomatis semua sistem itu akan terhubung pada IP PBX dan IP PBX memiliki daftar semua ponsel sesuai SIP. Mereka dapat berhubungan dengan rute jaringan internal dan menggunakan gateway VoIP.





Tutorial MikroTik : Pembagian Bandwidth dengan Queue Tree


Pada tutorial kali ini, kita akan membahas panduan langkah-langkah untuk membagi Bandwidth secara merata by Queue tree. Secara garis besar,  beberapa rule yang harus dikonfigurasi untuk membagi bandwith by Queue tree meliputi :
  1. Konfigurasi mangle pada firewall untuk membedakan traffic download dan upload.
  2. Setting PCQ (Per Connection Queuing) pada Queue Types untuk membagi bandwidth secara adil dan merata.
  3. Setting Queue tree
Nah tanpa berlama-lama lagi, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan

1. Membuat mangle untuk membedakan traffic download dan upload

# Mangle traffic download

  • Pilih menu IP >> Firewall >> Mangle –>> klik tanda “+” untuk menambah rule
  • Pada tab general, isikan kolom Chain : ‘forward’ dan kolom Dst. address : ip network local (eg.192.168.1.0/24) >> klik OK
  • Pada tab Action, isikan kolom Action : mark packet dan beri nama pada kolom New Pakcet Mark : down_user (sesuaikan), unchek pilihan Passtrough dan berilah comment untuk memudahkan pengecekan rule.

# Mangle traffic upload

  • Pilih menu IP –>> Firewall –>> Mangle –>> klik tanda “+” untuk menambah rule
  • Pada tab general, isikan kolom Chain : ‘forward’ dan kolom Src. Address : ip network local (eg.192.168.1.0/24) >> klik OK
  • Pada tab Action, isikan kolom Action : mark packet dan beri nama pada kolom New Pakcet Mark : upl_user (sesuaikan), unchek pilihan Passtrough dan berilah comment untuk memudahkan pengecekan rule.

2. Setting PCQ (Per Connection Queuing)

PCQ berfungsi mengklasifikasikan arah koneksi. Misalnya, jika Classifier yang digunakan adalah src-address pada Local interface, maka aliran PCQ akan menjadi koneksi upload. Begitu juga dgn Dst. Address akan menjadi PCQ download.
berikut langkah-langkah untuk melakukakan setting PCQ :

# PCQ-Download

  • Pilih menu Queues >> Queue Types >> klik tanda “+” >> Isi pada kolom Type name : Pcq_Down;  Kind : pcq >> Centang pada opsi Dst. Address dan Dst. Port

# PCQ – Upload

  • Pilih menu Queues >> Queue Types >> klik tanda “+” >> Isi pada kolom Type name : Pcq_Upl, Kind : pcq >> Centang  pada opsi Src. Address dan Src. Port

3. Setting Queue Tree

  • Berikut ini adalah penjelasan dari beberapa argumen di Queue Tree :
  • Parent : Berguna untuk menentukan apakah queue yang dipilih bertugas sebagai induk queue atau child queue
  • Global-in : Mewakili semua input interface pada umumnya. Maksudnya disini adalah interface yang menerima input data/traffic sebelum difilter seperti trafik download
  • Global-out : Mewakili semua output interface pada umumnya. Maksudnya disini interface yang mengeluarkan output data/traffic yang sudah difilter seperti trafik upload
  • Global-total : Mewakili semua input dan output interface secara bersama, dengan kata lain merupakan penyatuan dari global-in dan global-out.
  • <interface name>: ex: lan atau wan :Mewakili salah satu interface keluar. Maksudnya disini hanya trafik yang keluar dari interface ini yang akan diqueue.
  • Packet Mark : Digunakan untuk menandai paket yang sudah ditandai di /ip firewall mangle.
  • Priority ( 1 s/d 8) : Digunakan untuk memprioritaskan child queue dari child queue lainnya. Priority tidak bekerja pada induk queue. Child Queue yang mempunyai priority satu (1) akan mencapai limit-at lebih dulu dari pada child queue yang berprioritas (2).
  • Queue Type : Digunakan untuk memilih type queue yang bisa dibuat secara khusus dibagian queue types
  • Limit At : Bandwidth minimal yang diperoleh oleh target/ip yang diqueue
  • Max Limit : Bandwidth maksimal yang bisa dicapai oleh target/ip yang diqueue.Burst limit : Bandwidth maksimal yang bisa dicapai oleh target/ip yang diqueue ketika burst sedang aktif
  • Burst time : Periode waktu dalam detik, dimana data Rate rata-rata dikalkulasikan.
  • Burst Threshold : Digunakan ketika data Rate dibawah nilai burst threshold maka burst diperbolehkan. Ketika data Rate sama dengan nilai burst threshold burst dilarang. Untuk mengoptimalkan burst nilai burst threshold harus diatas nilai Limit At dan dibawah nilai Max Limit.
Berikut langkah-langkah membuat Queue Tree :

# Queue Tree Download

Membuat Induk Queue Download
  • Pilih menu Queues >> Queue Tree >> klik tanda “+” >> Isi kolom Name : Download (sesuaikan) >> Parent ; Interface Lokal/LAN  >> Max Limit (Sesuai Bandwith yang ada atau yang dikehendaki) >> Klik OK
Membuat Child Queue Download
  • Langkahnya sama dengan induk queue, namun untuk child queue lebih dispesifikkan sesuai dengan rule mangle dan PCQ yang telah dibuat sebelumnya, berikut langkahnya sesuai urutan nomor

# Queue Tree Upload

Membuat Induk Queue Upload
  • Pilih menu Queues >> Queue Tree >> klik tanda “+” >> Name: Upload(sesuaikan) >> Parent ; Interface Publik/WAN >> Max Limit (Sesuai Bandwith yang ada atau yang dikehendaki)
Membuat Child Queue Upload
  • Langkahnya sama dengan induk queue, namun untuk child queue lebih dispesifikkan sesuai dengan rule mangle dan pcq yang telah dibuat sebelumnya, berikut langkahnya sesuai urutan nomor.
Nah itu tadi langkah-langkah yang perlu kamu ikuti untuk membagi bandwidth dengan Queue Tree. Selamat Mencoba !


PERTANYAAN
  1. Apa yang dimaksud dengan Bandwidth ?
  2. Apa yang dimaksud dengan VOIP ?
  3. Sebutkan kebutuhan perangkat VOIP !
  4. Apa saja faktor yang menentukan bandwidth dan troughtput !
  5. Bagaimana cara kerja VOIP ?


JAWABAN

  1. Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit per detik atau yang biasanya disebut dengan bit per second (bps) , antara server dan client dalam waktu tertentu.
  2.  VoIP (Voice over Internet Protocol) disebut juga sebagai IP Telephony/ Internet Telephony/ Digital Phone adalah teknologi yang memungkinkan bercakap suara dari jarak jauh melalui media internet.
  3. Protocol.  
VoIP Server 
VOIP Switch
VOIP GatewayCodec ( code – decoder)
Softphone

  1. Piranti jaringan
Tipe data yang ditransfer.
Topologi jaringan.
Banyaknya pengguna jaringan.
Spesifikasi komputer client/user.
Spesifikasi komputer server.

  1. Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.



Minggu, 20 Oktober 2019

MEMAHAMI BAGIAN DAN KONSEP KERJA SERVER (kd 9)

NAMA : ASRI ARDINA PRAMUDITA      (04)

                RANANG GITALI PURNOMO   (24)



 KOMPETENSI DASAR 9
MEMAHAMI BAGIAN DAN KONSEP KERJA SERVER

Pengertian PBX


PBX adalah sebuah sentral privat dengan fitur seperti sentral public yang di gunakan oleh suatu lembaga / perusahaan dalam melayani komunikasai internet perusahaan tersebut


Proses Kerja PBX Server Softswitch




Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP Gateway untuk terhubung ke jalur PSTN yang ada.
Fungsi PBX IP server mirip dengan cara kerja proxy server: klien SIP, baik berupa software (softphone) atau perangkat keras berbasis ponsel, mendaftar ke server IP PBX, dan ketika mereka ingin membuat panggilan mereka meminta IP PBX untuk melakukan panggilan.
IP PBX memiliki daftar semua ponsel / pengguna dan alamat yang sesuai dengan SIP mereka dan dengan demikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau penyedia layanan VOIP.
Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server Softswicth :
Pengertian Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP
Dalam sintax yang digunakan di file extensions.conf , setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format
exten = extension,priority,Command(parameter)
Kesimpulannya, sebuah "context" mempunyai nama, seperti "john". Setiap context, kita dapat mendefinisikan satu atau lebih "extension". Setiap extension, kita dapat mendefinisikan sekumpulan perintah.
Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut :
Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yan diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokkan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.
Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension.
Setelah prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan.
Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.
Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan parameter, beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.
Dial Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu yang ter-register ke Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.
Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP


Dial antar ekstensi pada IP-PBX
[voipkn] -->> seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context ‘voipkn’
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik
exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup
exten =>102,1,Dial(SIP/102,20)
exten =>102,2,Hangup


Pengertian dan Proses kerja PBX pada server softswitch
PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau untuk publik.
PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan internal dan menghubungkan juga telepon dalam perusahaan dengan jaringan telepon publik (PSTN – public switched telephone network) melalui trunk, yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office).
Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain yang menjadi perpanjangan dari kemampuan PBX sistem melalui trunk. Oleh karena itu, telepon dengan sistem PBX tidak hanya berfungsi untuk kegiatan telepon, namun juga dapat mengirim fax atau modem akses internet.

Awalnya, keuntungan utama dengan sistem PBX ini adalah penghematan biaya pada panggilan telepon internal; dan menghindari ‘tabrakan’ jaringan telepon internal dalam suatu perusahaan. Dari sinilah, PBX mulai dikembangkan dan popular.
Layanan awal yang disediakan PBX sistem tidak mencakup hunt groups, call forwading, dan extension dialing (misal: 4632). Barulah pada tahun 1960, PBX disimulasikan dan kemudian dikenal dengan sistem Centrex. Centrex juga melayani fitur serupa dengan PBX yang berasal dari pusat jaringan telepon.
PBX dibedakan dari ‘sistem kunci’ yang dilakukan pengguna secara manual ketika ia menekan nomor tujuan. Maka dari itu, secara otomatis PBX akan menuju jalur sesuai dengan nomor yang dituju pengguna.
Sistem ini disebut dengan Hybrid systems. ‘Sistem kunci ini dibuat dengan memilih jalur keluar khusus dengan menekan nomor eksternal. Namun, sistem PBX memiliki kode telepon untuk menghubungkan satu saluran dengan saluran luar (DDCO – direct dial central office), dan diikuti dengan nomor eksternal.
Sistem PBX memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon secara internal dan eksternal dengan menggunakan kode telepon yang telah terdaftar di Central Office maupun di DDCO.


Sejarah
Istilah PBX pertama kali diterapkan ketika pergantian jaringan ke operator dalam perusahaan dilakukan. Secara otomatis, sistem pergantian elektromekanis dan beralih ke elektronik menggantikan sistem manual, PABX (private automatic branch exchange) dan PMBX (private manual branch exchange) yang digunakan untuk membedakan keduanya dengan sistem PBX.
Sekarang ini istilah PBX sudah dikenal luas. Istilah PBX sudah digunakan untuk menggambarkan layanan telepon, seperti pergantian telepon sistem in-house, baik untuk cakupan privat area, penyebaran yang lebih luas, ataupun pertukaran jaringan telepon lainnya.
Sejak tahun 1990-an, terdapat dua perkembangan signifikan yang menyebabkan munculnya jenis baru sistem PBX. Salah satu perkembangan tersebut adalah besarnya pertumbuhan jaringan data dan meningkatnya pemahaman publik mengenai packet switching.
Perusahaan tidak hanya membutuhkan packet switched pada jaringan untuk data saja, perkembangannya perusahaan juga membutuhkan ketersediaan internet sebagai sistem pengiriman global pada satu sistem telepon.
PBX kemudian muncul dan melahirkan VoIP PBX yang menjadikan komunikasi semakin menarik. Secara teknis, PBX dan VoIP PBX bukanlah sistem berbeda. Cakupan PBX yang begitu luas, kadang sulit untuk dipahami. VoIP PBX merupakan sistem layanan khusus dalam jaringan telepon.
Faktor lainnya yang turut melahirkan sistem PBX adalah ide fokus pada kompetensi inti. Layanan PBX cenderung sulit untuk mengatur perusahaan-perusahaan kecil karena tidak ada kompetensi inti dalam penanganan telepon di dalam perusahaan tersebut. Pertimbangan ini memunculkan konsep host PBX.
Dalam host setup, PBX berada dan dikelola oleh pusat penyedia layanan telepon, serta segala fitur dan panggilan telepon dikirim melalui internet. Pelanggan hanya perlu mendaftarkan diri untuk menggunakan layanan, dibandingkan harus membeli dan memelihara perangkat keras PBX yang begitu mahal. Dengan kata lain, sistem layanan telepon dipindah dari privat menjadi Central Office.


SOAL

1. Jelaskan pengertian PBX!

2.Jelaskan cara kerjaPBX pada server softswitch

3.Sebutkan konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP

4.Jelaskan pengertian konfigurasi ekstensi

5.Sebutkan keuntungan utama sistem PBX

JAWABAN
  1. Softswitch (software switch) adalah perangkat utama dalam jaringan telekomunikasi yang menghubungkan panggilan telepon dari satu saluran telepon kesaluran telepon lain melalui jaringan telekomunikasi atau Internet public.
  2. Kebutuhan perangkat VoIP :
  • ATA (Analog Telephone Adaptor)
  • IP Phones
  • Computer to computer
  1. Management Plan menangani fungsi seperti berlangganan dan ketetapan jasa/layanan, dukungan operasional, penagihan dan tugas manajemen jaringan lainnya seperti informasi billing.
  2. Fungsi softswitch sebagai management plan :
  • Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain.
  • Signaling Gateway (SG)  suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7
  • Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda
  • Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen yang lainpada softswitch tersebut.
  • Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server.
  1. 4 kategori pada jaringan softswitch, yaitu :
  • Protokol pengontrol panggilan atau VoIP Signalling
  • Protokolpengontrol Media Gateway atau Media
  • Protokol transport atau MGC Controller
  • Protokol Signalling Gateway atau SG Controller